Pandangan Pertama
Hari itu adalah hari yang cerah untuku menjalani hari seperti biasanya. Pagi itu aku bangun dengan suasana hati yang menggembirakan, sehingga memudahkan ku untuk menikmati hari ini. Oh ya, aku sampai lupa memperkenalkan diri. Perkenalkan namaku Azza, anak ke-3 dari 4 bersaudara dan aku sekolah di SMA 38 Pontianak. Aku adalah orang yang pemalu, kurang percaya diri apalagi saat berada didekat seorang wanita. Tetapi semua itu berubah saat aku bertemu dengan seorang wanita yang baru pertama kali aku lihat. Dia membuatku jatuh cinta pada pandangan pertama dan membuat hatiku berbisik "Hey Bung inilah wanita yang kau cari selama ini". Seketika aku memiliki hasrat untuk mengetahui lebih dalam tentang dirinya tetapi sifat malu ini menghambat aku untuk berkenalan dengannya.
Hari demi hari berlalu dan aku masih penasaran dengan sosok wanita tersebut. hingga akhirnya kami dipertemukan lagi dalam sebuah momen yang tidak terduga. Ternyata dia satu bimbel denganku dan aku pun merasa senang karena bisa bertemu dengannya setiap hari. Tetapi rasa malu dan kurang percaya diri ku membuatku enggan untuk mendekati dia.
Akhirnya aku memberanikan diri untuk mencari tahu tentang dirinya lebih dalam dengan cara bertanya kepada teman teman perempuannya. Mereka memberitahu bahwa namanya adalah Ila. teman-temannya berkata bahwa dia adalah orang yang baik dan ramah kepada semua orang tetapi teman-temannya juga memberitahuku agar tidak menjalin hubungan yang terlalu serius dengan dia. Karena selama ini banyak orang yang menjalin hubungan yang serius dengannya, namun dia dikecewakan hingga pada akhirnya, dia tidak ingin menjalin hubungan selain pertemanan.
Setelah banyak mencari informasi tentang dirinya aku pun mengambil keputusan yang cukup berarti itu aku akan mencintainya dalam diam meskipun berat, Tetapi dia adalah cinta pada pandangan pertama titik bagiku dia adalah penyemangatku menjalani hari hingga saat ini. Senyumnya yang menghilangkan luka dan menyejukkan hatiku membuatku Bertahan untuk mencintainya dalam diam.
Hari demi hari berlalu dan aku masih penasaran dengan sosok wanita tersebut. hingga akhirnya kami dipertemukan lagi dalam sebuah momen yang tidak terduga. Ternyata dia satu bimbel denganku dan aku pun merasa senang karena bisa bertemu dengannya setiap hari. Tetapi rasa malu dan kurang percaya diri ku membuatku enggan untuk mendekati dia.
Akhirnya aku memberanikan diri untuk mencari tahu tentang dirinya lebih dalam dengan cara bertanya kepada teman teman perempuannya. Mereka memberitahu bahwa namanya adalah Ila. teman-temannya berkata bahwa dia adalah orang yang baik dan ramah kepada semua orang tetapi teman-temannya juga memberitahuku agar tidak menjalin hubungan yang terlalu serius dengan dia. Karena selama ini banyak orang yang menjalin hubungan yang serius dengannya, namun dia dikecewakan hingga pada akhirnya, dia tidak ingin menjalin hubungan selain pertemanan.
Setelah banyak mencari informasi tentang dirinya aku pun mengambil keputusan yang cukup berarti itu aku akan mencintainya dalam diam meskipun berat, Tetapi dia adalah cinta pada pandangan pertama titik bagiku dia adalah penyemangatku menjalani hari hingga saat ini. Senyumnya yang menghilangkan luka dan menyejukkan hatiku membuatku Bertahan untuk mencintainya dalam diam.
First love nih ye, wkwk
BalasHapus