PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Menurut pendapat saya pada ini Pendidikan Agama Islam pada pemuda masa kini bisa dikatakan kurang. Karena kebanyakan Pemuda saat ini tidak memiliki keinginan untuk mempelajari agamanya. Hanya mereka yang berkeinginan mempelajari agama Islam yang mampu menerima pendidikannya. Adapun masalah lain yang menyebabkan kurangnya pendidikan agama Islam di kalangan pemuda masa kini adalah kurangnya waktu dalam mata pelajaran pendidikan agama Islam di sekolah serta kurangnya pengawasan orang tua.

Menurut saya definisi pendidikan agama Islam adalah sebuah pondasi awal dalam pembentukan karakter manusia dalam kehidupan sehari. Pendidikan Agama Islam perlu ditanamkan sejak dari kecil agar kepribadiannya menjadi lebih baik kedepannya. Dalam pendidikan agama Islam perlu bimbingan yang tepat agar seseorang manusia tidak tersesat.

Menurut Dr. Arman Arif, m. A pendidikan agama Islam yaitu sebuah proses untuk menciptakan manusia; beriman dan bertakwa kepada Tuhan serta mampu mewujudkan eksistensinya sebagai khalifah Allah dimuka bumi, Bersandar kepada ajaran Alquran dan Sunnah, maka tujuan dalam konteks ini berarti terciptanya Insan Insan Kamil setelah proses berakhir.

Berikut dalil tentang pendidikan agama Islam " Musa berkata kepada Haidir "Bolehkah aku mengikutimu supaya kamu mengajarkannya kepadaku ilmu yang benar diantara ilmu-ilmu yang telah diajarkan kepadamu"( QS. 18: 66)". Menurut pendapat saya tentang ayat ini adalah kita sebagai pendidik harus menuntun anak didiknya dengan baik. Dan juga kita sebagai guru harus mengajarkan ilmu yang bermanfaat dan berguna serta akhlak yang baik sesuai dengan tuntunan para Nabi, Rasul dan Alquran.

Adapun cara kita sebagai mahasiswa untuk menerapkan ilmu pendidikan agama Islam dalam kehidupan sehari-hari adalah dengan cara melaksanakan salat dan membaca Al-Qur'an, berbakti kepada orang tua contohnya: sebelum pergi ke mana pun mencium tangan orang tua, menghargai perbedaan yang ada di lingkungan masyarakat dan yang terakhir menjalin tali silaturahmi kepada sesama manusia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pandangan Pertama

Karatkteristik Peserta Didik