Manajemen Pendidikan

 Nama: Ali Zainul Abidin

Kelas: PAI 4 E

Nim: 11901172

Mata Kuliah: Magang 1

 

Manajemen Pendidikan

Assalammualaikum Warahmatullahi wabarakatuh. Pada pertemuan kedua ini kita saya akan membahas tentang manajemen pendidikan. Dalam pemabahasan kali ini saya akan memaparkan pemahaman saya tentang manajemen pendidikan. Tidak lupa pula saya akan memberikan pengertian manajemen dari segi bahasa dan para ahli. Baiklah langsung saja kita masuk kedalam pembahasan mengenai manajeman pendidikan.

Secara etimologis, kata manajemen berasal dari bahasa latin, yaitu manus yang berarti tangan dan agree yang berarti melakukan. Dari kata-kata tersebut, maka di gabung menjadi kata kerja manage yang artinya menangani. Manage diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dalam bentuk kata kerja to manage, dengan kata benda management, dan manager di isyaratkan untuk orang yang melakukan kegiatan manajemen atau mengelola.

Dalam konteks pendidikan, memang masih ditemukan kontroversi dan inkonsistensi dalam penggunaan istilah manajemen. Di satu pihak ada yang tetap cenderung menggunakan istilah manajemen, sehingga dikenal dengan istilah manajemen pendidikan. Di lain pihak, tidak sedikit pula yang menggunakan istilah administrasi sehingga dikenal istilah adminitrasi pendidikan. Dalam studi ini, penulis cenderung untuk mengidentikkan keduanya, sehingga kedua istilah ini dapat digunakan dengan makna yang sama.

Menurut Bush dalam Bush dan Coleman (2000:4) menyatakan "Manajemen pendidikan adalah suatu studi dan praktek yang dikaitkan atau diarahkan dalam operasional organisasi pendidikan". Organisasi pendidikan membutuhkan suatu bentuk pengaturan kegiatan. Pengaturan kegiatan tersebut mengarah pada suatu sistem yang sistematis. Pengaturan kegiatan yang sistematis itu akan dijadikan sebagai patokan dalam pelaksanaan kegiatan operasional yang terwujud dalam suatu manajemen pendidikan.

Seperti yang di ungkap oleh Suharsimi (2008:4), menyatakan "Manajemen pendidikan adalah suatu kegiatan atau rangkaian kegiatan yang berupa proses pengelolaan usaha kerjasama sekelompok manusia yang tergabung dalam organisasi pendidikan, untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya, agar efektif dan efisien". Dari pernyataan tersebut dapat ditarik kesimpulan awal,

dalam suatu manajemen diperlukan adanya kerjasama, sekelompok orang, dan tujuan yang akan dicapai. Tentu dalam menjalani proses tersebut harus tepat sasaran dan tepat guna. Lebih lanjut, yang dikelola dalam manajemen adalah semua bentuk kegiatan yang di kelompokkan dalam komponen-komponen. Komponen-komponen manajemen pendidikan meliputi: (1) manajemen kesiswaan; (2) manajemen personil; (3) manajemen kurikulum; (4) manajemen sarana; (5) manajemen pembiayaan: (6) manajemen lembaga-lembaga pendidikan dan terakhir; (7) manajemen hubungan masyarakat (Suharsimi, 2008:4).

Menurut pemahaman saya setelah membaca beberapa refensi tentang manajemen dan pendidikan adalah manajemen merupakan sebuah upaya atau usaha yang dilakukan manusia dalam merencanakan dan mengatur segala sesuatu yang berhubungan dengan kegiatan, baik itu bersifat administratif maupun kegiatan sehari-hari. Manajemen memudahkan urusan manusia dalam proses pekerjaannya. Dengan memanejemen sesuatu dengan baik, maka sesuatu yang akan kita kerjakan akan terlaksana dengan baik. Menurut saya manajemen terbagi menjadi 2 yaitu, Manajemen Secara individu dan Manajemen Secara kelompok.

Manajemen secara individu adalah manajemen yang dilakukan setiap individu dalam kegiatan sehari harinya. Manejemen secara individu dapat dilakukan semenjak kita bangun di pagi hari sampai dengan tertidur di malam harinya. Menjadi makhluk yang plural membuat kegiatan setiap manusia berbeda beda pada setiap harinya. Ada yang memilki sedikit kegiatan tetapi banyak waktu dan ada yang waktunya sedikit tetapi kegiatannya banyak. Kedua hal tersebut tetap memerlukan manajemen waktu yang baik agar waktu yang berjalan tidak terbuang sia-sia. Sudah sepatutnya kita manusia yang diberikan akal untuk bisa memanejem sesuatu dengan baik dan terencana. Jika kita tidak bisa memanajemen waktu dengan baik dan banyak menyia-nyiakan waktu yang berharga dengan tidak melakukan sesuatu, sungguh kita adalah orang-orang yang sia-sia. Untuk itu lakukan kegiatan yang bermanfaat dengan memanajem nya dengan baik dan benar.

            Berikutnya manajemen kelompok yaitu sebuah kegiatan memanajemen sesuatu yang dilakukan secara berkelompok. Biasanya manajemen secara dilakukan dengan skala yang besar dan skala yang kecil. Contoh manajemen skala besar adalah manajemen yang dilakukan sebuah instansi dan perusahaan baik itu swasta maupun dari pemerintah. Biasanya manajemen yang secara berkelompok ini banyak memerlukan dokumen-dokumen penting karena ini bersifat administratif. Manejemen yang terjadi pada ranah instansi atau perusahaan ini memiliki tujuan yang sudah tersusun rapi dan dilindungi oleh undang-undang. manajemen pada ranah ini memiliki kekhususan yang sangat tinggi karena memiliki jangka waktu dan target yang harus di capai. Jika terjadi kegagalan ketika akan diaudit maka akan berdampak buruk bagi instansi atau perusahan tersebut.

            Selanjutnya kita akan membahasan tentang pendidikan, pendidikan merupakan bagian yang tidak bisa lepas dari bagian kehidupan manusia. Ketika manusia pertama kali diciptakan yaitu nabi Adam As, dia sudah di didik oleh Allah SWT. Ini lah asal muasal dari dunia pendidikan yang mana masih berlajut hingga ke zaman sekarang. Baiklah saya akan menjelaskan pengertian pendidikan menurut saya, pendidikan adalah sebuah proses yang dilalui manusia dalam mencari dan mendapatkan ilmu pengetahuan. Baik itu mencari secara mandiri maupun kelompok. Sejak dulu pendidikan menjadi hal yang selalu diprioritaskan dibarengi dengan moral atau adab. Seperti hal nya yang dikatakan ilmuan muslim yaitu Imam Al-Ghazali “ ilmu tanpa adab bagaikan rumah tanpa pintu. Yang dimana maksud nya adalah ketika manusia berpendidikan tinggi tetapi tidak memiliki adab ataupun moral maka ilmu yang ia dapat adalah sebuah ke sia-sia an. Untuk itu kita sebagai manusia, ketika sedang menuntut ilmu maka adab ataupun moral juga harus diutamakan.

            Pendidikan diadakan di bawah naungan pemerintah seperti sekolahan dan universitas. Tetapi kadang ada juga yang melaksanakan secara per individu atau swasta seperti pesantren ataupun madrasah. Tetapi itu tetap di diawasi oleh badan pemerintah yaitu kemenag. Pendidikan yang ada di indonesia menekan kan pasa aspek ke ilmu pengetahuan dan ke religiusan karena kita berpegang teguh kepada pancasila. Tujuan pendidikan di indonesia adalah menciptakan para cendikiawan yang mampu bersaing di dunia dan di era industri 4.0. Dalam hal ini pemerintah memaksimal kan potensi yang ada dengan mengratiskan biaya pendidikan dan memberikan beasiswa baik itu yang berprestasi maupun yang kurang mampu. Hal ini termasuk kedalam manejemen yang baik karena ada tujuan yang ingin di capai secara bersama-sama.

            Jadi manajemen pendidikan adalah sebuah upaya yang dilakukan pemerintah untuk memajukan dan menjaga mutu pendidikan yang ada di indonesia dalam rangka membentuk para cendikiawan yang mampu bersaing di era globalisasi ini. Dengan menerapkan manajemen pendidikan maka kualitas pendidikan akan memiliki tujuan yang jelas dan ingin dicapai. Manajemen pendidikan sangat berguna bagi pemerintah dalam mengawasi sekolahan dan universitas. sedangkan manajemen pendidikan di sekolah mempermudah untuk melaksanakan kurikulum pendidikan yang ada. Dan juga memudahkan dalam hal administartif karena waktu telah tersusun dan terencana dengan baik.

 

 

Ada pula tujuan pembelajaran nasional ialah untuk mengembangkannya kemampuan peserta didik supaya jadi manusia yang beriman serta bertaqwa kepada tuhan yang maha esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta jadi masyarakat Negeri yang demokratis dan bertanggung jawab. Tujuan pokok memperlajari Manajemen pembelajaran merupakan buat mendapatkan metode, tehnik, tata cara yang sebaik- baiknya dicoba, sehingga sumber- sumber yang sangat terbatas semacam tenaga, dana, sarana, material ataupun sepiritual guna menggapai tujuan pembelajaran secara efisien serta efektif.

 

Tujuan- tujuan ini didetetapkan bersumber pada penyusunan serta pengkajian terhadap suasana serta keadaan organisasi, semacam kekuatan serta kelemahan, kesempatan serta ancaman. Secara rinci tujuan manajemen pembelajaran antara lain:

 

a.         Terwujudnya atmosfer belajar serta proses pendidikan yang aktif, inovatif, kreatif, efisien, serta mengasyikkan ( PAIKEM)

b.        Terciptanya partisipan didik yang aktif meningkatkan kemampuan dirinya buat mempunyai kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, karakter, kecerdasan, akhlak mulia, dan ketrampilan yang dibutuhkan dirinya, warga, bangsa serta Negeri.

c.         Tercapainya tujuan pembelajaran secara efisien serta efisien

d.        Terbekalinya tenaga kependidikan dengan teori tentang proses serta tugas administrasi pendidikan

e.         Teratasinya permasalahan kualitas pembelajaran.

 

Dalam proses manajemen ikut serta guna guna pokok yang ditampilkan oleh seseorang manajer, ialah: perencanaan( planning), pengorganisasian( Organizing), Pemimpinan( Leading) serta pengawasan( controlling). Ada pula penafsiran manajemen dari sudut gunanya merupakan proses, aktivitas merancang, pengorganisasian, pengarahan, penerapan, serta pengendalian sumber energi organisasi buat menggapai tujuan secara efisien serta efektif. Sejalan dengan komentar diatas kalau fungsi- fungsi manajemen ialah:

 

a.         Planning( perencanaan).Untuk tiap manajemen wajib memiliki planning ataupun perencanaan yang jelas, sebab dengan perencanaan ialah proses dini dalam memastikan tujuan manajemen yang hendak dicapai. Dalam banyak perihal perencanaan memegang kedudukan strategis sebab fungsi- fungsi manajemen yang lain tidak bisa berjalan tanpa perencanaan.

b.        Organizing( pengorganisasian). Pengorganisasian merupakan totalitas proses pengelompokan orang- orang, alat- alat, bahan- bahan, tugas, tanggung jawab, wewenang serta sarana sehingga tercapai sesuatu organisasi yang bisa digerakan selaku sesuatu kesatuan dalam rangka menggapai tujuan yang sudah diresmikan.

c.         Actuanting( aktivitas). Aktivitas merupakan aksi ataupun kegiatan segala komponen manajemen, bekerja bagi tugas tiap- tiap, alat- alat serta sarana dipergunakan bagi guna serta kegunakan tiap- tiap, serta bayaran cocok dengan alokasi bayaran yang diperlukan buat menggapai tujuan manajemen.

d.        Controlling ( pengawasan). Pengawasan ataupun pengendalian ialah salah satu guna manajemen yang menjamin kalau aktivitas bisa memeberikan hasil semacam semacam yang di idamkan. Pengawasan dibutuhkan supaya seluruh aktivitas berjalan cocok dengan yang diharapkan.

 

Jadi pada dasarnya manajemen tidak bisa dipisahkna dari segala seagala aspek kehidupan yang mana sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia dan begitu juga dengan pendidikan. Sudah sepatutnya kita sebagai manusia mengambil kesempatan untuk memperbaiki dan menata kehidupan ini menjadi yang lebih baik lagi dengan memanfaatkan kesempatan yang ada. Memang pada dasarnya manusia menjadi tempat salah tetapi selalu ada pilihan untuk merubah kesalahan itu. Manajemen pendidikan memudahkan kita untuk merancanakan, menyusun dan melaksanakan hal hal yang ingin dicapai. Dengan memanfaatkan manajemen pendidikan kita dapat mempermudah sesuatu didalam dunia pendidikan. Mungkin hanya itu yang bisa saya sampaikan dan jika banyak terdapat kekurangannya mohon di maafkan karena kesempurnaan hanya milik Allah SWT. Di sini saya belajar untuk menajdi lebih baik lagi mohon doa nya. Sekian terima Kasih.

Sumber:

http://www.definisi-pengertian.com/2015/05/definisi-pengertian-manajemen-pendidikan.html

https://eprints.uny.ac.id/7787/3/bab%202%20-%2006101244016.pdf

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Pandangan Pertama

Karatkteristik Peserta Didik